Performa Robin van Persie bersama Manchester United musim ini dinilai menurun. Kendati demikian, penyerang asal Belanda tersebut akan tetap dimainkan pada laga melawan Chelsea, Minggu (26/10).

Gejala penurunan performa Van Persie bermula pada musim lalu, di mana dia diganggu oleh berbagai cedera --mulai dari cedera jari kaki hingga cedera pangkal paha. Imbasnya, Van Persie hanya tampil sebanyak 28 kali di semua kompetisi musim kemarin. Jumlah tersebut kalah banyak jika dibandingkan dengan musim perdananya bersama United, di mana dia tampil sebanyak 48 kali di semua kompetisi.



Usai menjalani sebuah musim dengan diganggu berbagai cedera, Van Persie berangkat ke Piala Dunia 2014 bersama tim nasional Belanda. Manajer Belanda ketika itu --yang kini juga jadi manajer United--, Louis van Gaal, menyebut bahwa Van Persie bermain dalam kondisi tidak 100% di Piala Dunia.

Usai bermain di Piala Dunia, Van Persie diberikan libur yang lebih panjang sebelum bergabung dengan skuat United. Dia akhirnya baru bergabung sepekan menjelang musim 2014/2015 dimulai dan tidak ikut dalam tur pramusim United di Amerika Serikat. Imbasnya, kondisi kebugaran Van Persie dipertanyakan.

Kondisi kebugaran yang menurun itulah yang disinyalir jadi penyebab turunnya performa Van Persie musim ini. Setelah bermain 6 kali di Premier League, penyerang berusia 31 tahun tersebut baru mencetak 2 gol.

Dia juga membuang percuma sejumlah kesempatan emas yang didapatnya. Beberapa yang bisa dicatat adalah ketika dia gagal membobol gawang Queens Park Rangers lewat sepakan volinya dan terakhir gagal membobol gawang West Bromwich Alion --lagi-lagi-- lewat tendangan volinya. Untuk yang terakhir, peluang Van Persie digagalkan oleh tiang gawang. Situs statistik WhoScored mencatat, sejauh ini Van Persie rata-rata menorehkan 2 shots per game.

Kendati demikian, Van Gaal membantah bahwa Van Persie sedang tidak bugar. Malah, menurut manajer asal Belanda itu, Van Persie lebih bugar dari sebelum-sebelumnya