Mario Balotelli masih tumpul dan belum mendonasikan banyak gol untuk Liverpool. Tapi, di tangan Brendan Rodgers, Balotelli diyakini akan kembali tajam.

Satu gol dalam 11 pertandingan jelas bukan sesuatu yang diharapkan para suporter Liverpool dari Balotelli. Mereka menginginkan seorang striker yang tajam, haus gol, dan buas di depan gawang lawan, persis seperti Luis Suarez yang kini telah hengkang ke Barcelona.

Yang membuat Balotelli makin disorot adalah sikapnya di atas lapangan. Penyerang yang dibeli dari AC Milan itu kadang terlihat malas-malasan dan kurang menunjukkan daya juang saat rekan-rekan setimnya berlari sekuat tenaga dan bertarung mati-matian dengan pemain lawan.



Sudah begitu, Balotelli juga kurang peka dengan situasi di dalam timnya. Ketika The Reds tengah tertinggal 0-3 dari Real Madrid di ajang Liga Champions, dia malah bertukar kaus dengan pemain lawan, Pepe, saat half time. Dia pun dibanjiri kecaman.

Rodgers, manajer Liverpool, kini harus memikirkan bagaimana caranya untuk menjadikan Balotelli kembali tajam dan produktif. Dia diyakini bisa melakukannya, sebagaimana dulu dia sukses memoles Suarez dan Daniel Sturridge.

"Jika ada orang yang bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Balotelli, maka Brendan lah orangnya," kata manajer Swansea City, Garry Monk, seperti dikutip FOX Sports Asia.

"Dia adalah orang yang sangat baik, sangat bagus dalam menghadapi pemain, bersahabat, dan memahami para pemain serta karakter yang berbeda-beda," imbuhnya.

"Saya yakin dialah orang yang akan melakukannya," kata Monk.

Saat masih aktif sebagai pemain, Monk pernah menjadi kapten Swansea yang dimanajeri Rodgers pada periode 2010-2012.
(mfi/roz)