Muda, gigih, dan penuh semangat. Begitulah gambaran permainan penyerang muda Tottenham Hotspur Harry Kane. Sedang panas-panasnya, diyakini sudah saatnya Kane jadi pilihan utama Mauricio Pochettino.

Nama Kane tengah mencuat di White Hart Lane saat ini, menjadi sosok idola baru. Pemuda 21 tahun itu tampil tajam dengan menorehkan sembilan gol dari 13 laga semua ajang.

Performanya itu menjadi oasis di tengah keringnya gol dari penyerang-penyerang berpengalaman Spurs seperti Emmanuel Adebayor dan Roberto Soldado. Adebayor sejauh ini baru membuat dua gol dari 11 penampilan, sementara Soldado tak jauh lebih baik: dua gol dari 10 partai.

Gol-gol tersebut juga menjadi tiket Kane untuk merebut satu tempat utama dalam skuat Pochettino. Selama ini pemain lulusan akademi Spurs ini memang hanya jadi pilihan pertama di ajang Liga Europa, sementara di Premier League masih sekadar peran pengganti.

Tengok saja catatan waktu bermainnya, total hanya 94 menit dari enam kali kesempatan tampil. Praktis rata-rata pemuda kelahiran Walthamstow itu hanya tampil 15 menit di liga. Maka tak mengherankan jika dia baru mencetak satu gol di ajang tersebut, yang ditorehkan ke gawang Aston Villa, Minggu (2/11/2014) malam tadi.



Bagaimanapun, satu gol tersebut adalah gol penting yang pada akhirnya membawa Spurs menang 2-1 atas Villa. Tertinggal lebih dahulu lewati gol Andreas Weimann, The Lilywhites menyamakan kedudukan di menit ke-84 melalui Nacer Chadli. Eksekusi tendangan bebas Kane di menit ke-90 lantas membawa anak-anak London utara pulang dari Villa Park dengan angka penuh.

Di laga itu, Kane lagi-lagi tak dimainkan sebagai starter melainkan pengganti Adebayor dan masuk pada menit ke-58. Nah, eks gelandang Spurs Jamie Redknapp menilai bahwa Kane telah membuktikan diri memberikan dampak positif terhadap tim. Bukti kecilnya adalah dua gol yang tercipta setelah masuknya Kane, di mana salah satu dicetak sendiri olehnya.

"Kane adalah sebuah talenta menakjubkan yang bekerja keras dalam permainannya dan sangat tidak bisa diterima Pochettino bisa meninggalkannya dari tim sekarang," kata Redknapp kepada Sky Sports.

"Jika Anda membandingkannya dengan Adebayor dan Soldado, tidak ada bandingnya," lanjutnya.

"Ketika dia datang, dia membuat perbedaan besar, memberikan Tottenham sedikit tenaga dan gairah, dan Anda bisa melihat betapa besar keinginannya untuk bermain dan betapa dia peduli soal itu. Saya akan terkejut jika dia tidak jadi starter pekan depan," tandas sosok yang kini jadi pengamat sepakbola itu.

Kane telah membuktikan diri dengan gol-gol dan kontribusi nyata. Kini nasibnya ada di tangan Pochettino, apakah akan memberikan satu tempat utama di lini depan untuknya? Atau masih akan menanti bukti-bukti lainnya?