Ditariknya tangannya dari celanaku, dan dia segera
turun dari tempat tidur dan segera menguncipintu
kamar. Aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat,
seharusnya aku bangun dari tempat tidur dan
segera keluar kamar, sehingga dapat terhindar dari
perbuatan Mas Ton yang lancang itu,tetapi tidak.
Bagian dalam vaginaku masih berdenyut dengan
lembut, aliran darahku dan birahiku masih belum
turun dari kepala. Sensasi ini belum pernah terjadi
sebelumnya, bahkan dengan pacarku saja aku masih
sebatas bergandengan tangan saja. Entah apa yang
kubayangkan saat itu.
Kubalikkan tubuhku menghadap tembok
membelakangi Mas Ton yang kembali dari arah
pintu. Direbahkannya tubuhnya rapat di belakangku
sambil menarik pundakku ke arahnya, sehingga aku
kembali dalam posisi telentang dan dia mencoba
menciumku, tetapi aku menghindar dari ciumannya.
Kugelengkan kepala ke kiri dan ke kanan, sampai
akhirnya Mas Ton bisa menangkap mulutku dengan
mulutnya. Saat itu aku sudah tidak dapat lagi
menahan kuasa nafsu birahi dari dalam tubuhku
yang masih perawan ini.
Itulah pertama kalinya aku dicium oleh seorang
laki-laki, aku masih bodoh ketika dia menyedot dan
menjilat bibirku. Aku tidak memberikan tanggapan
yang seharusnya wanita berikan ketika dicumbu
seorang lelaki, aku masih kaget, nafasku tidak
beraturan, tetapi nafsuku bangkit kembali. Tanpa
sadar kupeluk pundaknya erat-erat ketika
tangannya meremas-remas buah dadaku. Kurasakan
payudaraku mulai mengeras, apalagi ketika puting
susuku dipelintir ke kanan dan ke kiri berulang-
ulang dengan lembut. Sensasinya sungguh diluar
dugaanku.
Ketika bibirnya mulai menjalar ke leherku,
tangannya pindah dari dada ke arah selangkangan,
kubiarkan Mas Ton membuka ujung bawah daster
dan menelusup ke bawah celana dalam. Diusap-
usapnya rambut kemaluanku untuk beberapa lama,
dan kemudian jari tangannya mulai terasa
menggesek dinding vagina dan kemudian ke atas ke
arah klitoris. Aaahhh.., ada rasa ngilu yang sangat
nikmat. Beberapa lama jarinya mengelus dan
menggeletarkan klitorisku, tanpa sadar kuikuti
iramanya dengan menggoyang pingulku. Kenikmatan
sudah menjalar ke seluruh kelamin, ke pinggul dan
bahkan ke bagian pantatku. Aduh nikmat sekali.
Aku merintih dan mendesah pelan penuh
kenikmatan. Ketika Mas Ton menarik tangannya
dari dalam celana, aku merasa kecewa, ternyata
tidak, ia ternyata melepaskan celananya ke bawah
sehingga batang kejantanannya yang telah berdiri
dengan kokoh menyeruak keluar. Kepala yang
membesar telah mengkilat. Dibimbingnya dengan
lembut tangan kiriku ke arah batang kejantanannya
dan aku tidak kuasa lagi menolaknya. Kugenggam
dan kuremas-remas dengan lembut batang
panjangnya. Inilah pertama kalinya aku melihat
sekaligus menyentuh alat kelamin seorang laki-laki.
Dadaku bergetar penuh birahi, kemudian ketika
jarinya kembali memainkan klitorisku, sedang jari
lainnya semakin masuk ke dalam liang senggamaku,


video permerkosaan anak sma berkerudung yg brutal
video bokep / video porno anak sma
video bokep / video porno artis sedang merawat tubuhnya
video bokep / video porno artis sedang olahraga
video bokep / video porno artis sedang memakai baju
video bokep / video porno artis sedang mandi
video bokep / video porno pembantu di paksa buka baju
video bokep / video porno tki bergoyang
video bokep / video porno sedang di jalan
video porno / video bokep ganti baju

VIDEO PORNO / VIDEO BOKEP CEWEK BANDUNG
VIDEO PORNO / VIDEO BOKEP CEWEK JOGJA
VIDEO PORNO / VIDEO BOKEP CEWEK METROPOLITAN
VIDEO PORNO / VIDEO BOKEP CEWEK SEMARANG
VIDEO PORNO / VIDEO BOKEP CEWEK SURABAYA

maka kukocok batang kejantanannya semakin cepat.
Kudengar nafasnya memburu disertai desis yang
pendek dari mulutnya. Dinding dalam liang
kewanitaanku berdenyut semakin dalam. Kujepit
jarinya dengan bibir bawahku, aku tidak tahan lagi,
kenikmatan sudah menjalar hingga ujung rambut.
Tiba-tiba denyutan yang kuat datang dari arah
liang rahimku. Aku menahan nafas, aku
menggelinjang dan kujepit jarinya dengan kuat. Aku