Rummenigge menyebut sisa-sisa peninggalan rezim LvG di Allianz Arena masih terasa hingga saat ini.
CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge mengakui timnya berutang budi pada Louis van Gaal, mantan pelatih yang sempat berkarier di Allianz Arena pada 2009 hingga 2011.

Menurut Rummenigge, Van Gaal -- yang kini menukangi Manchester United -- mampu menanamkan filosofi permainan dengan sangat baik di Bayern sehingga pada akhirnya The Bavarians bisa memetik buah kesuksesan seperti sekarang ini.

“Jika Anda melihat penguasaan bola yang kami terapkan saat ini, saya akan mengatakan bahwa Louis van Gaal adalah orang yang pertama kali memperkenalkan hal tersebut di sini. Kami menunjuk Van Gaal pada waktu itu untuk menanamkan filosofi baru,” ujar Rummenigge kepada The Times.

“Sampai saat ini, saya percaya dia adalah pelatih yang sangat bagus, baik itu dari aspek teknik maupun taktik. Dia telah mengubah sistem dan saya yakin dia akan melakukan tugasnya dengan baik di Manchester United,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rummenigge membahas filosofi permainan yang diterapkan pelatih Bayern saat ini, Pep Guardiola.

“Dia punya filosofi yang fantatis. Lini tengah adalah basisnya dalam mengontrol bola dan permainan. Namun saya akan mengatakan, gaya permainan ini berbeda dengan apa yang ia lakukan di Barcelona. Di sini, kami bermain lebih cepat yang mungkin terpengaruh dengan kultur bermain di Jerman,” pungkasnya.
www.sentabet.com