Bustomi mengaku belum mencapai performa terbaiknya, dan bertekad memperbaikinya.
Kapten tim Arema Cronus Ahmad Bustomi mengaku performanya selama delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 belum maksimal, dan bertekad memperbaikinya di empat laga sisa.

Bustomi belum tampil maksimal pada beberapa laga terakhir Arema usai menderita cedera ringan dalam pertandingan uji coba. Bustomi mulai jarang tampil selama 90 menit, termasuk saat melawan Persela Lamongan. Pada laga ini Bustomi harus mengakhiri laga lebih awal, dan digantikan Hendro Siswanto.

“Semua pemain tidak akan selalu tampil dengan performa terbaiknya, dan saya menyadari itu. Saya akan berusaha tampil lebih baik lagi di laga selanjutnya. Kita sebagai pemain tetaplah manusia, bukan robot yang bisa tampil bagus [setiap saat],” ucap pemain kelahiran Jombang tersebut.

Pada musim ini, Cimot, sapaan akrab Bustomi, memang kerap dilanda cedera pada kakinya. Faktor inilah yang dipercaya sebagai penyebab belum maksimalnya performa pemain bernomor punggung 19 tersebut.

Sembari terus berjuang kembali menemukan performa terbaiknya, Bustomi juga dihadapkan pada upaya untuk menjaga kebugaran fisiknya menyusul jadwal padat yang dihadapi Arema dalam mengarungi babak delapan besar ISL 2014 ini.

“Yang jelas tim pelatih sudah memberikan porsi latihan yang tepat, dan kita sebagai pemain profesional harus menjaga kondisi dengan istirahat, dan asupan gizi yang cukup,” ucapnya.