hl8mobile.com – Tim Transisi dikritik karena hingga kini dinilai belum menghasilkan sesuatu yang kongkret. Mereka juga disindir karena bergerak lambat dalam wacananya membuat turnamen.

Tim transisi dibentuk setelah Kemenpora membekukan PSSI sejak 17 April lalu. Tim ini diberi tugas untuk menjalankan fungsi-fungsi sepakbola (pengganti PSSI), termasuk untuk membentuk pengurus baru yang akan mengelola federasi.

Terkait rencana membentuk kompetisi tanpa PT Liga Indonesia, tim transisi dianggap belum jelas memberikan gambaran soal format, jadwal atau peserta klubnya. Mereka berulang kali mengatakan “masih mengkaji lebih dalam”.

“Kalau kami, wait and see dulu. Kami ingin yang kongkret. Kalau cuma rencana-rencana saja, ya mereka seperti tong kosong nyaring bunyinya,” ucap sekretaris sebuah klub ISL yang enggan namanya disebutkan, kala dihubungi detiksport, Senin (1/6/2015).

Sebelumnya, tim transisi mengatakan akan menyebar surat undangan kepada klub-klub untuk berpartisipasi mengikuti open turnamen Piala Kemerdekaan. Namun terkait tanggal kepastian kickoff turnamen itu juga belum diputuskan.

Email: [email protected]

PIN BBM: 7E30C0A9