Draxler mengakui timnya kebobolan lewat serangan balik.
Gelandang Schalke Julian Draxler mengakui timnya harus berjuang menghadapi lawan yang sangat gigih ketika ditahan imbang Maribor 1-1 dalam lanjutan putaran grup Liga Champions, Rabu (1/10) dinihari WIB.

Damjan Bohar membawa klub asal Slovenia itu unggul pada menit ke-37, namun Kllas-Jan Huntelaar bisa mencetak gol penyeimbang di babak kedua, tepatnya pada menit ke-56.

"Satu hal yang perlu mendapat catatan, kami tidak bisa bermain dengan mudah. Kami kebobolan gol lewat serangan balik yang ceroboh dan setelah itu sangat sulit mencetak gol lawan tim yang sangat gigih," ujar Draxler dikutip UEFA.com.

"Kami ditargetkan meraih tiga poin, tapi kami masih punya empat pertandingan lagi untuk mengumpulkan cukup poin."

Schalke akan menghadapi Sporting Lisbon, yang kalah 1-0 di tangan sang pemuncak klasemen sementara di Grup D, Chelsea.