Jafri menilai meningkatkan mental bertanding tak kalah penting dibandingkan memperbaiki sisi teknis.
Pelatih Semen Padang Jafri Sastra mengungkapkan, fokus utama dirinya saat ini adalah memoles mental bertanding para pemain agar siap menghadapi delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014.

Menurut Jafri, tekanan yang dihadapi di delapan besar akan jauh lebih besar. Karena itu, membenahi mental bertanding tak kalah pentingnya dibandingkan faktor teknis.

“Di delapan besar persaingan akan sangat ketat untuk maju ke babak berikutnya. Tak cukup hanya faktor teknis saja, tapi juga dibutuhkan mental bertanding yang bagus untuk bisa lolos dari fase ini,” ungkap Jafri kepada Goal Indonesia.

“Jika salah satu pemain saja bermasalah dengan mental bertanding, hal itu tentunya akan berdampak pada tim.”

Pelatih 49 tahun ini juga mengatakan, dari segi teknis timnya sudah siap tempur. Karena dari persiapan dan uji coba yang dilakukan selama masa libur, timnya sudah semakin mendekati kondisi yang ideal, begitupun dari segi fisik.

“Sekarang dengan waktu tersisa, kita akan benahi sisi mental, sehingga tim ini benar-benar siap tempur, baik teknis, fisik, dan mental,” kata jafri.

Menyinggung tentang calon lawan yang akan dihadapi pada babak delapan besar, Jafri mengatakan, semua tim merupakan unggulan dan lawan yang berat.

“Yang penting dalam setiap pertandingan, kami harus menampilkan permainan terbaik untuk bisa mencetak gol," katanya.

Sementara itu, Media Officer Tim SPFC, Ronny Suhatril mengatakan, Kabau Sirah akan mengawali delapan besar melawan Arema Cronus pada 4 Oktober 2014. Tim akan berangkat ke Malang pada 2 Oktober 2014.