Melihat hasil buruk yang diderita Indonesia U-23 saat melawan Thailand, Goal Indonesia mencoba menganalisis apa saja yang harus segera diperbaiki skuat Aji Santoso.
Timnas Indonesia U-23 harus menanggung malu setelah dilumat Thailand U-23 dengan skor telak 6-0, pada laga pemungkas grup E Asian Games 2014, Senin (22/9). Rotasi besar-besaran yang dilakukan pelatih Aji Santoso benar-benar membawa petaka.

Memang, Aji mengungkapkan rotasi itu dilakukannya lantaran tiga pemain intinya Andritany Ardhiyasa, Ramdani Lestaluhu, dan Dedi Kusnandar menderita cedera. Belum lagi, Alfin Tuasalamony dan Manahati Lestusen sudah terkena satu kartu kuning, sehingga harus menyimpan mereka untuk menghindari kartu kuning susulan yang membuat kedua pemain itu tak bisa berlaga di babak 16 besar.

Tapi, bagaimanapun rotasi yang dilakukan pelatih berusia 44 tahun itu benar-benar di luar dugaan. Sekitar 70 persen komposisi pemain dirombaknya di laga terakhir. Padahal, ini sudah memasuki fase turnamen sesungguhnya bukan uji coba lagi yang bisa memainkan komposisi sesuka hati. Hasilnya bisa ditebak, tim Garuda Muda yang bermaterikan pemain lapis kedua harus menerima gawang mereka kebobolan enam gol.

Tapi, ibarat nasi sudah menjadi bubur. Indonesia U-23 harus segera bangkit karena lawan yang lebih berat sudah menunggu di babak 16 besar, Korea Utara U-23! Sebelum laga yang akan digelar pada 26 September itu, Goal Indonesia mencoba menganalisis lima hal yang harus segera dibenahi Dedi Kusnandar dan kawan-kawan.